![]() |
| Return (wikipedia) |
Return adalah drama kore dengan episode 34 (30mnit per episode). Dari laman wikipedia berikut profil drama return:
Profile
|
Director
|
:
|
Min
|
|
Writer
|
:
|
Choi Kyung-Mi
|
|
Network
|
:
|
SBS
|
|
Episodes
|
:
|
34
|
|
Release Date
|
:
|
January 17 - March 22, 2018
|
|
Pemeran
|
:
|
Go Hyun-jung (Ep. 1–15),
Park Jin-hee (Ep. 16–34), Lee Jin-wook, Shin Sung- Bong Tae-gyu, Park
Ki-woong, Jung Eun-chae, Yoon Jong-hoon
|
Fyi, kenapa disana
tertulis Go Hyun-jung (Ep. 1–15), Park Jin-hee (Ep. 16–34)? Setelah saya telusuri
ternyata pemeran utama awalnya diperankan oleh Gyo Hyun-jung, namun terdapat
konflik dengan sang PD. Akhirnya Go Hyun-jung tidak mau meneruskan drama, kabar
lain yang bilang kalau direktur dan kru yang tidak mau meneruskan apabila
diperankan oleh Go Hyun-jun. and, Park Jin-he menggantikan Go Hyun-jung sebagai
pemeran utama. Overall muka kedua aktris tersebut lumayan mirip kok, saya aja
gak begitu sadar dengan perubahan pemain. Karena di cerita memang terjadi
perubahan yang awalnya rambut panjang berubah menjadi rambut pendek pemeran utamanya
(Choi Ja-hye). Dan saya juka lebih suka aktingnya Park Jin-hye sepertinya.
Okay, lanjut ke jalan
cerita. Saya gak mau spoiler panjang. Inti ceritanya adalah tentang balas
dendam. Cerita diawali seorang mayat ditemukan mayat seorang wanita lalu
beralih kepersidangan untuk memperkenalkan pemeran utama Choi Ja-hye sebagai
pengacara yang sangat populer dan memiliki acara di televisi. Lalu beralih memperkenalkan
semua pemain yang ada Shin Sung-rok sebagai Oh Tae-seok, Bong Tae-gyu sebagai
Kim Hak-Beom, Park Ki-woong sebagai Kang In-ho, dan Yoon Jong-hoon sebagai Seo
Jun-hee. Lalu berlanjut ke kematiang mi jung dan pengacara choi mengambil
keputusan untuk membela empat orang tersebut.
Inti cerita
Bermula mayat seorang
anak kecil yang ditemukan di laut. Anak tersebut merupakan anak dari pemeran
utama. Anak tersebut awalnya tertabrak mobil yang dikendarai oleh empat orang
pemuda yang diceritakan keempat pemuda tersebut dari golongan berada dan
mempunyai kekuatan besar. Singkat cerita si anak sebenarnya masih bernapas namun
pemuda tanggung tersebut memilih membuang anak ke laut daripada menghubungi
ambulan. Namun, dipengadilan empat orang tersebut dinyatakan tidak bersalah
karena dibawah umur dan mencari 1 orang kambing hitam sebagai pembunuh. Sehingga
pelaku selaku ibu korban merencanakan pembalasan sekaligus pelajaran terhadap
empat orang tersebut dan kepada negara terkait hukum.
Pelajaran
Sedikit menyedihkan
dan mengagetkan untuk cerita ini. Pesan moral lebih kepada pemuda/pemudi untuk
lebih mempertimbangakan segala keputusan. Hal ini terlihat dari keputusan pemuda
pemuda tersebut untuk membuang ke laut daripada menghubungi ambulan. Dan peran
selanjutnya? Iya, orangtua. Orangtua harus fair terhadap anak. Apabila si anak
bersalah sudah sepatutnya untuk mendapatkan pelajaran. Karena apa? Ketika orangtua
membiarkan anak melakukan kesalahan tanpa menegurnya, hal ini akan berulang dimasa
depan dan meremehkan hukum yang ada. Perhatian orangtua sangat dibutuhkan khususnya
dimasa puber, SMP dan SMA. Usia-usia ini merupakan usia rentan seorang anak
dalam mengambil keputusan. Tanpa pendampingan orangtua maka banyak keputusan
gegabah yang dihasilkan. Contoh kecil yang sudah ada adalah tawuran dan
sekarang ada lagi fenomena “klithih”. Fenomena ini terjadi di Yogyakarta. Fenomena
seorang anak usia SMP SMA membunuh/menyayat orang tak dikenal di tengah jalan. Hal
ini harus menjadi perhatian kita bersama khususnya orangtua agar selalu
mendampingi dan memantau apa yang dilakukan anak jangan sampai anak mengambil
jalan yang salah apalagi mendukung jalan yang salah tersebut. 
Komentar
Posting Komentar